Cara Mengatasi Overthinking

cara mengatasi overthinking

Peristiwa overthinking kini sedang marak terjadi di masyarakat. Apalagi di kalangan pelajar, mahasiswa, dan pekerja, mereka merupakan kalangan yang paling sering mengalami overthinking. Walaupun bergitu, overthinking merupakan kegiatan yang jauh dari kata positif dan perlu dihindari. Maka dari itu perlu cara untuk mengatasi overthinking.

Istilah overthinking itu sendiri dapat diartikan sebagai kegiatan memikirkan sesuatu dengan berlebihan. Namun sesuatu yang dipikirkan itu merupakan hal-hal sepele maupun negatif yang tidak seharusnya dipikirkan terlalu dalam, sehingga kegiatan ini dapat mengganggu kehidupan sehari-hari

Dikutip dari Psychology Today, overthinking dapat berupa ruminasi, kondisi ketika seseorang berhubungan dengan ingatan terus-menerus pada masa lalu, dan khawatir berlebihan, jika ia berhubungan dengan masa depan. Dikutip dari ugm.ac.id, menurut Wirdatul Anisa dosen Psikologi, overthinking adalah menggunakan terlalu banyak waktu untuk memikirkan suatu hal dengan cara yang merugikan serta overthinking dapat berupa nurninasi dan khawatir.

Baca juga: Pola Hidup Sehat yang Mudah Dilakukan

Cara untuk mengatasi overthinking  sangat dibutuhkan oleh remaja. Overthinking sangat merugikan diri sendiri, karena membuang-buang waktu, menguras energi, dan menghambat diri sendiri untuk melakukan hal yang lebih bermanfaat. Memikirkan semua hal dalam satu waktu juga dapat menimbulkan rasa khawatir, sehingga overthinking dapat memicu rasa cemas yang berlebihan. Situasi ini dapat menjebak otak dan pikiran dengan perasaan benar atau tidak dalam melakukan sesuatu. Dilansir dari Forbes, berikut ini tanda-tanda overthinking:

  1. Tidak bisa berhenti khawatir
  2. Sering khawatir terhadap hal-hal yang tidak dapat dikendalikan.
  3. Selalu mengingat kesalahan yang sudah lewat.
  4. Sering mengingat kembali momen memalukan berulang kali.
  5. Terlalu banyak berandai-andai pada kejadian tidak pernah terjadi.
  6. Mengalami kesulitan tidur.
  7. Tidak mampu berhenti memikirkan perkataan orang lain.
  8. Menghabiskan banyak waktu untuk memikirkan makna tersembunyi di balik perkataan orang atau peristiwa yang terjadi.
  9. Tidak menyukai orang lain yang mengatakan sesuatu atau bertindak dengan cara yang tidak biasa.
  10. Menghabiskan waktu memikirkan masa lalu atau mengkhawatirkan masa depan.

Melihat berbagai ciri tersebut diatas maka overthinking bisa dideteksi sejak dini. Berikut ini adalah cara mengatasi overthinking:

Menyadari jika anda seorang overthinker

Ketika Anda sudah menemukan hal itu, Anda akan melihat bahwa peristiwa yang diulan dalam pikiran atau mengkhawatirkan hal-hal yang tidak dapat dikendalikan, merupaka suatu tidak produktif.

Hadapi pikiran negatif sebelum memburuk

Kendalikan diri Anda agar tidak larut dalam pikiran negatif. Tanamkan dalam diri Anda bahwa hal tersebut terlalu berlebihan untuk dipikirkan, sehingga ada baiknya untuk berhenti memikirkannya.

Fokus pada pemecahan masalah

Overthinking dapat muncul ketika menghadapi sebuah masalah tertentu dalam hidup. Namun yang harus diingat, kita harus tegar dan segera mencari jalan keluar saat menghadapi sebuah masalah.

Lakukan refleksi diri

Jika harus memikirkan masalah dalam hidup, luangkan waktu untuk hal tersebut. Anda dapat meluangkan waktu sekitar 20-3 menit untuk melakukan refleksi dan introspeksi diri. Anda dapat memikirkan kesalahan yang Anda lakukan dan fokus pada bagaimana menyelesaikan masalah tersebut.

 Berlatih mindfullness

Mindfulness merupakan kegiatan yang mengharuskan Anda fokus dan sadar pada apa yang tengah Anda lakukan. Cara ini membutuhkan latihan dan jika berhasil dilakukan, akan sangat membantu dalam mengurangi overthinking. Sebenarnya pikiran negatif belum tentu salah, namun yang terpenting bagi kita adalah menyadari bahwa kita memiliki kendali atas pikiran tersebut. Pikiran, perasaan, dan perilaku merupakan hal yang berkaitan sehingga ketika kita mampu untuk berpikiran positif maka akan muncul perilaku yang positif. Untuk dapat berpikiran positif kita harus menilai suatu kejadian atau hal itu dimulai dari respons yang positif dahulu.

Hadapi pikiran negatif sebelum memburuk

Kendalikan diri Anda agar tidak larut dalam pikiran negatif. Tanamkan dalam diri Anda bahwa hal tersebut terlalu berlebihan untuk dipikirkan, sehingga ada baiknya untuk berhenti memikirkannya.

Fokus pada pemecahan masalah

Overthinking dapat muncul ketika menghadapi sebuah masalah tertentu dalam hidup. Namun yang harus diingat, kita harus tegar dan segera mencari jalan keluar saat menghadapi sebuah masalah.

Lakukan refleksi diri

Jika harus memikirkan masalah dalam hidup, luangkan waktu untuk hal tersebut. Anda dapat meluangkan waktu sekitar 20-3 menit untuk melakukan refleksi dan introspeksi diri. Anda dapat memikirkan kesalahan yang Anda lakukan dan fokus pada bagaimana menyelesaikan masalah tersebut.

Berlatih mindfullness

Mindfulness merupakan kegiatan yang mengharuskan Anda fokus dan sadar pada apa yang tengah Anda lakukan. Cara ini membutuhkan latihan dan jika berhasil dilakukan, akan sangat membantu dalam mengurangi overthinking.

Pada dasarnya pikiran negatif bukan hal yang buruk, namun yang terpenting adalah kendali atas pikiran tersebut. Melihat segi positif dari sebuah kejadian merupan cara untuk  menysukuri nikmat.

Penulis: Adinda Putri Nirwasita

Related articles

Gosok Gigi Kebiasan yang Harus Dibiasakan

Gosok gigi pada anak memang harus dibiasakan. Anda sudah seringkan melihat anak kecil yang giginya gigis? Tidak inginkan jika buah hati anda melangalami kondisi gigi yang seperti itu? Hal ini harus dihindari dengan kebiasaan yang baik. Kebiasaan baik itu adalah menanamkan sikat gigi sejak kecil. Ini pengalaman saya sendiri, saya telah membiasakan sikat gigi pada […]

Rambut Sehat Modal Hemat

              Memiliki rambut yang lembut, tidak berketombe, tidak rontok, tidak kering, tidak kusam, panjang, dan hitam berkilau pasti idaman semua orang. Siapa sih yang tidak kepengen rambutnya seperti artis iklan shampoo?? Semua pasti pengen kan. Sebagian orang pasti sering membuang uang dengan pergi ke salon untuk mendapatkan rambut yang memukau. Tapi jika lagi kantong […]