Penyebab Murid berperilaku tidak sopan

Penyebab Murid berperilaku tidak sopan

Penyebab murid berperilaku tidak sopan memang beragam. Diluar sana banyak berita yang beredar tentang beberapa perilaku tidak menyenangkan dan tidak seharusnya dilakukan seorang murid kepada gurunya. Pada dasarnya guru merupakan sosok pengganti orang tua ketika berada di lingkungan sekolah. Sudah seharusnya para murid menghormati dan menghargai guru seperti layaknya kepada orang tua dirumah.

Di era Modem seperti sekarang ini, banyak murid yang berperilaku kurang baik bahkan memprihatinkan. Sebagai guru harus bijak dalam menghadapi murid yang berperilaku kurang baik. Selain itu guru juga harus mampu untuk melihat histori mengapa seorang murid bisa berperilaku tidak menyenangkan. Di sisi lain, seorang murid apalagi tingkat SMA harus mampu melihat pribadi seperti apa dirinya. Jika perilakunya belum sesuai tingkatan untuk anak SMA maka ia harus membuka diri untuk beradaptasi bagaimana ia harus menempatkan diri sesuai tata karma yang baik.

Baca Juga: Memahami basic manners-atau-tata-krama-dasar

Coba kalian melihat diri sendiri sebagai murid, apakah perilaku murid sudah sesuai dengan tata karma yang baik. Jika belum maka pahami diri kalian dan temukan penyebab murid berperilaku tidak sopan dibawah ini.

  1. Faktor Psikologis

Faktor Psikologis yaitu kondisi  emosional yang belum matang. Ketika emosi belum matang maka cenderung tidak stabil atau bisa dikatakan moody. Selain itu faktor ini juga sangat dipengaruhi oleh keadaan lingkungan. Jika seseorang tinggal di lingkungan yang penuh dengan drama kekerasan maka seseorang akan tumbuh sesuai lingkungan dimana ia dibentuk. Sehingga ego bahwa ia merasa lebih tinggi dari yang lain akan muncul ketika terjadi perselisihan walaupun hanya sedikit.  Faktor ini tentu tetap bisa diantisipasi slelama seseorang memiliki pengetahuan dasar yang baik dari keluarga.

  1. Sistem pembelajaran

Sistem pembelajaran di Indonesi yang masih mementingkan kemampuan akademis, sehingga lebih mementingkan prestasi akademik. Pembelajaran tentang tata krama masih sangat kurang. Hal ini juga merupakan dampak dari tuntutan administrasi yang harus dipenuhi oleh guru. Selain itu masyarakat sekitar juga cenderung menghargai dan bangga melihat anak yang juara lomba akademis dibandingkan dengan anak yang memiliki tata karma yang baik. Tahun ini kurikulum nasional memberlakukan kuriklulum merdeka dengan projek pengatan profil pelajar pancasila. Kurikulum ini memiliki harapan besar bahwa prestasi akademik dan perilaku yang sesuai nilai pancasila akan terbentuk secara beresamaan sehingga akan menciptakan karakter unggul generasi muda Indonesia.

  1. Kemajuan IPTEK

Keajuan IPTEKL tentu sangan berpengaruh besar terhadap pola perilaku remaja atau murid saat ini. Apalagi dunia baru saja digoncang dengan adanya pandemi yang mengharuskan system pembelajaran beralih kedigil  yaitu daring. Kemajuan IPTEK dan pandemi yang datang secara bersamaan menjadikan murid semakin terasing dari dunia sosial. Dunia sosial murid digantikan total oleh dunia maya. Perubahan ini tentu membawa perupahan pola pikir bahwa yang nyata semua berganti menjadi maya. Sehingga orientasipun berubah.

Penggunaan media sosial yang tidak bijak menimbulkan banyak sekali dampak negatif. Murid diberikan kemudahan dalam mendapatkan informasi dan keragaman sumber belajar.  Namun dunia sosial yang mengajarkan tata krama hilang dari kehidupan mereka. Oleh karena itu paska pandemi ini, mari berbenah diri untuk mewujudkan generasi muda yang melek teknologi serta berakhak mulia.

Baca Juga: Memahami basic-manners atau tata krama dasar

  1. Pola Hubungan Guru dengan Murid

Selama masa pandemi sorang murid kehilangan sosok teladan yang bisa dijadikan acuan. Proses pembelajaran yang berlangsung secara daring menyebabkan pola hubungan guru dengan murid berjarak. Berjarak secara tempat, waktu serta emosi. Sehingga kemistri tidak tercipta. Semua hanya formalitas demi berlangsungnya proses pembelajaran. Hal ini lah yang menyebabkan murid berperilaku tidak sopan.  Idealnya guru hadir secara fisik ditengah-tengan murid sehingga kehadiaran mampu menjadi teladan serta sosok pendidik yang mengayomi murid dengan segala permasalahan yang ada. Maka dari itu mari bersyukur karena pandemi telah usai, bina kedekatan dan penghormatan dengan guru untuk pada akhirnya mendapatkan keberkahan ilmu dan ridho seorang guru.

  1. Pergaulan Bebas

Jaringan komunikasi yang tak terbatas menyebabkan seorang murid bebas mengakses segala pengetahuan dan relationship dari berbagai belahan dunia. Selain itu kebebasan dalam berkominikasi juga tercipta sedemikian rupa dan pada akhirnya muncul adanya penduduk maya yang bernama netizen. Netizen memiliki kebebasan berkomunikasi tanpa henti untuk menghakimi.

Baca juga: Etika menggunakan media sosial 

Kebebasan ini dibawa kedunia nyata sehingga murid terkadang berbicara dengan lancang dan tanpa tata krama kepada guru. Oleh karena itu mulai sekarang sudah seharusnya berubah menjadi lebih baik dan mampu berkomunikasi dengan cara yang benar. Dunia nyata dan maya merupakan ajang untuk menunjukan cara berkomunikasi yang baik sehingga akan terbentuk pribadi yang baik pula.

Demikian beberapa factor penyebab murid berperilaku tidak sopan. Dari pengetahuan diatas diharapkan murid mampumengambil hikmah dan berbenah diri untuk membentuk karakter yang unggul guna tercapai generasi muda yang membanggakan.

Related articles

ProtesTere Liye membuka tabir Literasi Indonesia

Hari Literasi dunia telah ditetapkan oleh sejak 1964 oleh UNESCO yang jatuh pada tanggal 8 September. Hari literasi ditetapkan sebagai bentuk kepedulian terhadap pengembangan wawasan masyarakat dunia atau bisa dikatakan menjadikan masyarakat menjadi melek dunia. Baru-baru ini Indonesia dikejutkan oleh keberanian seorang penulis kondang Tere Liye memprotes perpajakan yang dikenakan terhadap penulis buku.  Keberanian ini […]

Manfaat Membaca bagi Anak

Manfaat Membaca bagi Anak Era modern seperti sekarang ini anak sangat akrab dengan TV dan juga Gadget yang jika kebanyakan maka akan berdampak negatif pada anak. Anak akan menjadi asyik dengan dunia game dan juga acara TV yang jika tidak difilter maka akan menjadi pengaruh buruk bagi anak. Anak-anak jaman sekarang banyak yang jauh dari […]