Uniknya Fenomena Bus Telolet

Uniknya Fenomena Bus Telolet

Uniknya Fenomena Bus Telolet

Akhir-akhir ini remaja Indonesia sedang gandrung dengan fenomena bus TELOLET. Banyak remaja belasan tahun yang dengan rela dan bahagia memburu suara bus Telolet. Hal ini menjadi komunitas baru setelah beberapa komunitas pecinta bus yang sudah ada seperti Bismania (BMC), Bismania forum (forbiscom), Bimakus, Jakbus, komunitas PO Mania dan lain-lain. Dengan demikian maka sekarang ini generasi muda menyukai adanya alat tranportasi umum.

Pada dasarnya apa sih fenomena bus Telolet itu? Bus Telolet pada dasarnya bukanlah nama bus, melainkan merupakan bunyi klakson yang sangat khas dari beberapa bus. Tidak semua bus mempunyai klaskson Telolet, karena bukan bawaan dari pabrik. Klakson ini merupakan variasi dari pemilik bus agar suara klaksonnya unik dan menjadi ciri khas tersendiri. Untuk kisaran harganya sekiar Rp 1,5 juta-Rp 2 jutaan.

Ternyata setelah dikenal oleh masyarakat, khususnya remaja yang mayoritas berusia sekitar 13 tahun sampai 18 tahun sangat menyukainya bahkan sampai merekamnya. Karena mereka menganggap klakson bus telolet merupakan hal yang unik dan keren. Inilah yang disebut dengan fenomena bus Telolet.

Fenomena bus Telolet ini sebenarnya sudah ada sejak 5-6 tahun yang lalu namun baru booming pada akhir-akhir ini. Para sopir bus sudah paham, jika ada anak remaja berada dipinggir jalan sambil memegang smartphone mereka. Dengan begitu sopir bus akan membunyikan bus Teloletnya. Hal ini merupakan interaksi simbolik antara para penggemar bus Telolet dengan para supir bus. Dengan media smarrtpone komunikasi simbolik bisa terjadi.

Makin banyaknya penggemar bus Telolet maka klaksonnyapun sekarang ini bervariasi. Maka dari itu para penggemar bus Telolet berusaha mengkoleksi suara klakson Telolet sebanyak-banyaknya. Tidak ada maksud tersendiri dari merekam bus Telolet ini, semua hanya karena kegemaran semata. Para remaja itu akan bangga memiliki suara bus Telolet yang merupakan hasil rekamannya sendiri. Setelah mereka merekam, maka dengan bangga akan menunjukkan pada teman-temannya yang lain. Hal ini semacam prestise tersendiri dikalangan pergaulan remaja.

Fenomena bus telolet ini juga harus mendapatkan pengawasan dari orang tua. Jangan sampai apa yang menjadi hobi anak-anak ini kemudian malah berdampak negatif bagi mereka. Jangan melarang anak namun beri pemahaman tentang bahaya yang bisa terjadi sehingga anak akan lebih berhati-hati dalam berburu klakson Telolet.

Hal ini sebenarnya merupakan bukti perjuangan dari anak. Bahwa apa yang diingginkan harus diperjuangkan. Secara simple sebenarnya mereka bisa download di berbagai media. Namun karena mereka menyukainya maka mereka memilih merekammnya sendiri. Biarkan mereka tumbuh dengan kreasi yang benar-benar orisinil.

Pemerintah bisa memberi wadah bagi mereka dengan memberikan tempat-tempat khusus yang aman dalam merekam bus Telolet. Semoga dengan adanya fenomena ini maka makin banyak generasi muda yang menyukai dan menggunakan tranportasi umum sehinga dapat mengurangi polusi. Arahkan terus anak-anak muda generasi penerus ini kearah yang positif.

Related articles

ProtesTere Liye membuka tabir Literasi Indonesia

Hari Literasi dunia telah ditetapkan oleh sejak 1964 oleh UNESCO yang jatuh pada tanggal 8 September. Hari literasi ditetapkan sebagai bentuk kepedulian terhadap pengembangan wawasan masyarakat dunia atau bisa dikatakan menjadikan masyarakat menjadi melek dunia. Baru-baru ini Indonesia dikejutkan oleh keberanian seorang penulis kondang Tere Liye memprotes perpajakan yang dikenakan terhadap penulis buku. ┬áKeberanian ini […]

Mainan Tren Zaman Modern

Mainan Tren Zaman Modern Globalisasi membawa dampak yang besar terhadap kehidupan. Selain itu, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi sudah semakin pesat. Perkembangan iptek tentu juga membawa perubahan terhadap cara berfikir manusia. Keinginan untuk menciptakan sesuatu yang modern merupakan ciri manusia global. Tentu hal ini sangatlah penting. Karena apa? Karena kita dituntut untuk mengikuti perkembangan zaman […]